Download OkeKlinik App

Temukan Dokter

Komunikasikan masalah kesehatan dengan mudah

Hidup Sehat

Gejala Stres dan Dampaknya Pada Wanita, Penyebab serta Cara Mengatasinya

Artikel dipublikasikan : 15 September 2022 15:15
Dibaca : 43 kali

Foto : Freepik/DCStudio

Stres adalah respons tubuh terhadap peristiwa sehari-hari yang terjadi di dalam kehidupan. Semua orang dapat menjadi stres, terlebih lagi kaum wanita. Oleh karenanya penting untuk memahami bagaimana gejala stres dan dampaknya pada wanita, penyebab serta cara mengatasinya.  

Penulis : Sholahudin Achmad

Stres yang dialami para wanita dapat menjadi positif dan memotivasi mereka untuk mencapai tujuan penting. Misalnya stres di kantor akibat beban pekerjaan setiap hari, dapat memotivasi wanita untuk menjadi semakin profesional dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Hal ini akan berdampak positif pada karirnya. 

Namun, stres pada wanita juga bisa berdampak negatif dan merusak berbagai bidang kehidupan mereka. Misalnya stres yang berkaitan dengan keluarga atau hubungan percintaan yang dibiarkan mengganggu pikiran tanpa dapat diatasi, sehingga kemudian dapat berdampak pada fisik dan mental serta kehidupan sosialnya.  

Baca Juga: 6 Dampak Stres Bagi Tubuh

Stres kronis 

Saat stres sudah menjadi kronis  atau berlebihan, maka kondisi itu akan menjadi lebih sulit untuk diatasi. Stres kronis adalah stres yang sudah menumpuk sehingga stres tampak seperti suatu kehidupan yang berjalan sebagaimana biasanya bagi sebagian wanita. 

Seringkali wanita begitu sibuk, sehingga mereka tidak dapat meluangkan waktu untuk memikirkan bagaimana stres mempengaruhi mereka secara negatif.

Gejala stres 

Beberapa gejala stres yang mungkin terjadi dan dampaknya pada wanita adalah meliputi  sebagai berikut: 

  1. Fisik 

Saat mengalami gejala stres, secara fisik tubuh akan merasakan  sakit kepala, sulit tidur, lelah, nyeri (terutama di punggung dan leher), makan berlebihan, selera makan berkurang, masalah kulit, kurang energi, sakit perut, kurang minat pada seks atau hal lain yang biasa kamu nikmati. 

Hal itu bisa mendorong untuk melakukan kebiasaan negatif seperti menggunakan obat-obatan terlarang atau narkotika dan minum alkohol. 

  1. Emosional 

Gejala stres secara emosional adalah berupa kecemasan, depresi, mudah marah, rasa tidak bahagia, emosi yang  tidak terkendali, perubahan suasana hati, hingga frustasi.

  1. Mental 

Gejala stres secara mental membuat wanita menjadi pelupa, cemas, tidak bisa mengambil keputusan, berpikir negatif, kurang fokus, dan cepat bosan.

  1. Pekerjaan

Pada bidang pekerjaan, ciri-ciri gejala stres adalah melakukan pekerjaan secara berlebihan, jam kerja yang panjang, hubungan yang tegang dengan orang-orang di dalam lingkungan kerja, konsentrasi menurun, hasil pekerjaan yang tidak memuaskan.

Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Stres di Tempat Kerja

  1. Sosial

Gejala stres yang dapat terasa atau terlihat pada area kehidupan sosial adalah kurangnya kedekatan dalam pergaulan dengan lingkungan pertemanan, menutup diri dari pergaulan, mengalami masalah dengan keluarga, dan perasaan kesepian.

  1. Rohani

Sementara itu gejala stres pada area rohani, adalah berupa sikap apatis terhadap ajaran agama, kehilangan makna kehidupan, kekosongan batin, keraguan, rasa bersalah, putus asa.

Penyebab stres pada wanita

Penyebab stres bermacam-macam. Pria dan wanita memiliki banyak sumber stres yang sama. Misalnya masalah keuangan, keamanan karir dan pekerjaan, kesehatan, dan masalah hubungan. 

Namun, pada wanita mungkin sedikit lebih unik sumber stres itu. Hal ini dikarenakan banyaknya peran yang dijalankan oleh wanita secara bersamaan, yakni  menjadi seorang ibu yang mengasuh anak dan kadang juga orang tua, sebagai karyawan di kantor, dan sebagai seorang istri bagi suaminya.  

Meningkatnya tuntutan untuk memenuhi peran-peran tersebut dapat membuat wanita merasa kewalahan, merasa tidak bisa memenuhi kewajibannya, merasa gagal. Wanita mungkin merasa gagal karena tidak mampu memenuhi harapan untuk diri mereka sendiri dan orang lain. 

Seringkali wanita menghabiskan lebih banyak waktu untuk memenuhi kebutuhan orang lain daripada memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Pada saat tingkat stres semakin tinggi, wanita bahkan mungkin tidak menyadari apa kebutuhan mereka sendiri. 

Stres dan dampaknya pada kesehatan wanita

Wanita yang mengalami stres berkepanjangan dalam jangka waktu yang lama akan merasakan dampaknya pada kesehatan mereka, yaitu meliputi beberapa hal berikut ini: 

  • Depresi dan kecemasan 

Dibandingkan pria, wanita dapat memiliki tingkatan yang lebih tinggi saat mengalami kondisi depresi dan kecemasan, serta gangguan psikologis lainnya,  termasuk gangguan panik dan gangguan obsesif kompulsif. 

  • Masalah pada kesehatan jantung 

Stres dapat berdampak pada naiknya tekanan darah dan detak jantung.

  • Sakit kepala dan migrain 

Sakit kepala lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

  • Kegemukan atau obesitas

Wanita lebih rentan terhadap kenaikan berat badan terkait stres daripada pria. Hal ini membuat wanita mengalami obesitas atau kegemukan. 

  • Masalah usus 

Stres dapat menyebabkan masalah usus seperti sindrom iritasi usus besar.

  • Masalah kehamilan 

Wanita dengan tingkat stres yang lebih tinggi memiliki waktu yang lebih sulit untuk hamil daripada wanita dengan tingkat stres yang lebih rendah.

  • Masalah menstruasi 

Wanita dapat mengalami sindrom pramenstruasi yang  lebih parah seiring dengan meningkatnya tingkat stress mereka.

Cara mengelola stres pada wanita

Wanita dapat mengelola stres dengan cara melakukan perawatan diri dan hidup sehat, dengan rutin melakukan pengecekan pada gejala stres yang terjadi  pada enam area kehidupan berikut ini: 

  1. Fisik

  2. Emosional

  3. Mental

  4. Pekerjaan

  5. Sosial

  6. Spiritual

Berikut ini  beberapa saran untuk mengelola stres agar menjadi lebih baik: 

Fisik: lakukan olahraga, berlatih teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, dan mendengarkan musik santai, menjalani pola makan sehat, menjadwalkan waktu luang, tidur malam yang cukup ( dalam tujuh sampai 9 jam setiap malam). 

Emosional : Ekspresikan perasaan kamu, ulangi kembali perasaan yang positif, bekerja dengan harga diri yang sehat.

Mental : memiliki pandangan yang positif, berpikir realistis, sikap ulet, kreatif.

Pekerjaan: Tetapkan target atau tujuan yang dapat dilakukan, imbangi kewajiban melaksanakan pekerjaan dan kewajiban di rumah, tetapkan batas kemampuan kamu.

Sosial : usahakan untuk mempertahankan hubungan yang dipenuhi dengan kasih sayang, tetapkan batasan yang sehat, tetap terhubung dengan teman-teman.

Rohani : temukan makna atau tujuan hidup, fokus pada rasa syukur atas kehidupan yang dijalani pada saat ini.

Perencanaan kesehatan pribadi 

Secara umum, wanita akan terus mengalami stres dalam kehidupannya. Oleh karena itu membuat perencanaan kesehatan pribadi, secara periodik dan terintegrasi,  dapat membantu wanita untuk mengelola stres dan memberdayakan diri mereka sendiri untuk membuat perubahan hidup yang lebih sehat.

Berikut ini beberapa saran yang bisa kamu coba dalam menjaga kesehatan dari kondisi stres: 

  • Renungkan sumber stres kamu.   

  • Terima perubahan pada wajah sebagai tantangan dan peluang, bukan ancaman.

  • Fokus pada saat ini, tidak ada gunanya mengkhawatirkan masa depan.

  • Dengarkan pikiran sendiri.  

  • Integrasikan cinta, pekerjaan, dan permainan, dengan cara mempelajari bagaimana hidup sepenuhnya di setiap area itu.

  • Siap menerima apa yang tidak bisa diubah, dan ubah apa yang bisa diubah. Jika kamu  tidak dapat mengubah situasi, ubahlah cara kamu bereaksi terhadap situasi.

  • Menerima dan merawat diri sendiri seperti yang kamu lakukan pada orang lain. 

  • Mencari bantuan, karena manusia hidup saling membutuhkan bantuan orang lain.  

  • Selalu bersyukur.  

  • Luangkan waktu untuk berolahraga, meski itu hanya dengan naik turun tangga kantor setiap hari.

  • Perbanyak makan buah dan sayuran, dan perbanyak minum air putih.

  • Jangan biarkan diri kamu memikirkan hal-hal negatif. Pandangan positif memberikan manfaat kesehatan dan sosial.

____________________ 

Referensi : 

Cleveland Clinic (2019), Women and Stress.

U.S. Department of Health and Human Services, Office of Women’s Health (2019), Stress and your Health. 

American Psychological Association (2019), How Stress Affects Your Health

American Psychological Association (2019), Gender and Stress. 

National Institute of Mental Health (2019),  5 Things You Should Know About Stress. 

 
Hubungi Kami
Teras Mahakam DKI Jakarta Jl. Mahakam No.8, RT.1/RW.7, Kramat Pela,Kec. Kby. Baru,
Kota Jakarta Selatan, 12130
0217392285
business.support@okeklinik.com
help@okeklinik.com