Download OkeKlinik App

Temukan Dokter

Komunikasikan masalah kesehatan dengan mudah

Hidup Sehat

Kapan Vaksin Dosis ke-4 COVID Mulai Diberikan ?

Artikel dipublikasikan : 27 September 2022 17:53
Dibaca : 91 kali

Foto : Freepik 

Prioritas pertama penerima vaksin dosis keempat COVID-19 di Indonesia pada saat ini adalah para tenaga kesehatan. Pemberian vaksin dosis keempat atau vaksin booster yang kedua ini berjarak enam bulan dari vaksin booster pertama. Sejak bulan Agustus 2022 hingga pada 25 September 2022 tercatat 591.794 orang tenaga kesehatan yang telah menerima vaksin dosis keempat.

Penulis :  Sholahudin Achmad

Sedangkan untuk masyarakat umum, pemerintah masih menggencarkan kampanye pemberian vaksin dosis ketiga atau vaksin booster. Artinya, vaksin dosis keempat atau vaksin booster yang kedua belum diberikan kepada masyarakat umum. 

Satgas Penanganan COVID-19 pada laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengatakan bahwa pemerintah fokus agar situasi COVID-19 di Indonesia berubah dari pandemi menuju endemi.  Langkah yang ditempuh Pemerintah, diantaranya, melalui penyediaan sentra vaksinasi di tempat-tempat publik, operasi "Jemput Bola" terutama untuk kelompok rentan yang sulit mengakses layanan vaksinasi, dan mendorong masyarakat untuk vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Dikatakan bahwa vaksinasi booster terbukti mampu meningkatkan kekebalan tubuh hingga 4-6 kali lipat, sehingga mampu mencegah resiko terburuk dari infeksi COVID-19.

Berdasarkan data yang sama pada 25 September 2022 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia diketahui penerima vaksin dosis 1 sudah mencapai 204.479.157 orang, sedangkan penerima dosis kedua sudah mencapai 171.080.578, dan 63.188.293 orang telah mendapatkan vaksin dosis ketiga. 

Memutus rantai penularan COVID-19

Pemberian vaksin booster atau dosis ketiga dilakukan oleh pemerintah untuk  memutus rantai penularan COVID-19. 

Dari data yang ada, pelaksanaan vaksin dosis ketiga masih jauh dari harapan dibanding dengan dosis pertama dan kedua. 

Sedangkan di sejumlah negara di dunia, saat ini sudah mulai menggencarkan penawaran vaksin dosis keempat. Misalnya, Amerika Serikat. 

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyatakan bahwa bahwa tiga dosis vaksin tidaklah mencukupi  untuk kalangan lanjut usia yang berusia di atas 50 tahun. Demikian pula bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

Oleh karena itu, CDC merekomendasikan agar kalangan tersebut mendapatkan vaksinasi dosis keempat demi perlindungan optimal terhadap COVID-19. 

Rekomendasi tersebut sudah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA). Badan Pengawas Makanan dan Obat-Obatan Amerika Serikat sudah memberikan izin pemberian suntikan dosisi keempat bagi kalangan lansia usia 50 tahun ke atas dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

Sedangkan bagi orang dewasa yang sehat, CDC berpendapat bahwa belum tentu optimal untuk diberikan dosis keempat 

Orang dengan gangguan kekebalan 

Para ahli berpendapat bahwa orang dengan gangguan kekebalan harus mendapat vaksin  dosis keempat karena berisiko lebih tinggi terinfeksi. Kendati telah diberikan suntikan vaksin dosis lengkap, namun kelompok tersebut juga lebih berisiko mengalami komplikasi COVID-19 yang parah. Bahkan, berpotensi menyimpan mutasi dengan strain yang lebih ganas.

Vaksin dosis keempat di Indonesia

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pemberian vaksin Covid-19 dosis 4 mengikuti skala prioritas. Dalam kanal YouTube BNPB Indonesia pada Juli lalu (30/07/2022) dikatakan bahwa bagi masyarakat umum, saat ini pemerintah memprioritaskan pemberian vaksin booster pertama.

Senada dengan itu, juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan bahwa pemerintah belum merencanakan vaksinasi dosis keempat atau booster kedua. Pemerintah  masih memprioritaskan vaksin booster pertama atau vaksin ketiga.

Pemerintah saat ini masih fokus untuk memenuhi target vaksin booster atau vaksin ketiga menjadi 50 persen terlebih dahulu. 

Jadi, vaksin dosis keempat masih dalam proses yang panjang di Indonesia. Untuk itu, pemerintah fokus dalam meningkatkan cakupan vaksin booster atau ketiga terlebih dahulu. 

Jenis vaksin dosis keempat 

Sekedar informasi, jenis vaksin yang digunakan pada vaksin booster kedua atau vaksin keempat adalah mengikuti komposisi berikut ini.

Bila vaksin Covid-19 pertama dan kedua pakai Sinovac: akan diberikan AstraZeneca (separuh dosis/0,25 ml), Pfizer (separuh dosis/0,15ml), Moderna (dosis penuh), atau Sinopharm (dosis penuh).

Bagi yang sebelumnya vaksinasi dengan AstraZeneca: akan mendapatkan Moderna (separuh dosis/0,25), Pfizer (separuh dosis/0,15ml), atau AstraZeneca (dosis penuh).

Penerima Pfizer, pada vaksin booster kedua : bisa menerima jenis vaksin Pfizer (dosis penuh), Moderna (separuh dosis/0,25 ml), atau AstraZeneca (dosis penuh).

Vaksin Covid-19 dosis primer Moderna :  pilihan jenis vaksin untuk vaksin dosis keempat yakni Moderna (separuh dosis/0,25 ml) atau Pfizer (separuh dosis/0,15 ml).

Penerima vaksin Sinopharm pada vaksin booster kedua:  harus menggunakan jenis vaksin Covid-19 yang sama dengan dosis penuh.

Kenapa harus melengkapi vaksin hingga dosis lanjutan (booster)?

Vaksinasi booster dapat meningkatkan imunitas hingga 2 kali lipat dibanding vaksinasi dosis kedua. Booster dapat melindungi orang tua dan kelompok masyarakat rentan/memiliki komorbid dari penularan COVID-19. Saat ini stok vaksin COVID-19 untuk booster di Indonesia lebih dari cukup, ayo segerakan dapat booster jika gilirannya sudah tiba.

Bagaimana cara mendapatkan vaksin booster pertama?

Masyarakat umum berusia lebih dari 18 tahun dapat mengecek tiket dan jadwal mulai vaksinasi di website dan aplikasi PeduliLindungi. Tiket tersebut dapat digunakan di fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat pada waktu mulai vaksinasi ketiga yang sudah ditentukan (minimal 3 bulan setelah vaksinasi dosis kedua).

Melalui website, masyarakat bisa mengunjungi pedulilindungi.id dan mengecek status dan tiket vaksinasi dengan memasukkan “Nama Lengkap” dan “NIK”, lalu klik periksa. Jika melalui aplikasi PeduliLindungi, masyarakat bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka aplikasi PeduliLindungi

  • Masuk dengan akun yang terdaftar

  • Klik menu “Profil” dan pilih “Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19”

  • Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun 

  • Untuk cek tiket, masuk ke menu “Riwayat dan Tiket Vaksin”

  • sumber: Kemenkes

Jenis vaksin booster apa yang akan diberikan?

Kombinasi vaksin booster yang saat ini diberikan berdasarkan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI, meliputi:

  1. Untuk sasaran dengan vaksin primer Sinovac dapat diberikan separuh dosis Astra Zeneca (0,25 ml), atau separuh dosis Pfizer (0,15 ml), atau dosis penuh Moderna (0,5 ml), atau dosis penuh Sinopharm (0,5 ml dosis), atau dosis penuh Sinovac (0,5 ml), atau dosis penuh Zifivax (0,5 ml)

  2. Untuk sasaran dengan vaksin primer Astra Zeneca dapat diberikan dosis penuh Astra Zeneca (0,5 ml), atau separuh dosis Pfizer (0,15 ml), atau separuh dosis Moderna (0,25 ml)

  3. Untuk sasaran dengan vaksin primer Pfizer dapat diberikan dosis penuh Pfizer (0,3 ml), atau separuh dosis Moderna (0,25 ml), atau dosis penuh Astra Zeneca (0,5 ml)

  4. Untuk sasaran dengan vaksin primer Moderna dapat diberikan separuh dosis Moderna (0,25 ml)

  5. Untuk sasaran dengan vaksin primer Janssen (J&) dapat diberikan separuh dosis Moderna (0,25 ml)

  6. Untuk sasaran dengan vaksin primer Sinopharm dapat diberikan dosis penuh Sinopharm (0,5 ml) atau dosis penuh Zifivax (0,5 ml)

__________________________________ 

 

Referensi: 

Satgas COVID-19, Covid19go.id (diakses pada September 2022), Menuju Endemi, Vaksinasi Booster Terus Digencarkan; Tanya Jawab COVID-19; Vaksin COVID-19 Dosis 4: Efektif Tingkatkan Antibodi dan Imunitas.

NHS.uk (diakses pada September 2022), How to get an additional primary dose of the coronavirus (COVID-19) vaccine. 

Mayo Clinic (2022), Are COVID-19 vaccine boosters or extra shots recommended?

CDC.gov (diakses pada 2022),  CDC Recommends Additional Boosters for Certain Individuals. 

Tempo (diakses pada 2022), Perlukah Dosis ke-4 Vaksin Covid-19?

CNBC (diakses pada 2022),  Penerapan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Apakah Perlu?

CNBC (diakses pada 2022), CDC recommends fourth Pfizer and Moderna Covid vaccine doses for people age 50 and older. 

Kompas (diakses pada 2022), Benarkah Akan Ada Vaksinasi Dosis Keempat? Ini Penjelasan Kemenkes.

 
Hubungi Kami
Terace Mahakam, Jl. Mahakam No.6, Kramat Pela,
Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12130
02122772701
business.support@okeklinik.com
help@okeklinik.com